Mengenal Pendiri SSB Bagus Prabowo Football Academy Dalam Podcast Review

Mengenal Pendiri SSB Bagus Prabowo Football Academy Dalam Podcast Review

Mengenal Pendiri SSB Bagus Prabowo Football Academy Dalam Podcast Review

Coach Bagus Prabowo saat berbincang santai dengan jurnalis Akurasi.id dalam Podcast Redaksi Interview. (YouTube Akurasi.id)

Mengenal pendiri SSB Bagus Prabowo Football Academy dalam Podcast Review. Sebagai pendiri SSB Bagus Prabowo Football Academy, Coach Bagus berharap, bahwa tempat ini bisa menjadi wadah bagi lahirnya bibit atlet bola profesional dan berprestasi di masa mendatang.

Asport.Akurasi.id, Bontang – Podcast Review “Redaksi Interview” hadir kembali, Senin (11/10/2021) lalu. Program Akurasi.id kali ini mengundang pelatih sepak bola asal Bontang bernama Bagus Prabowo.

Pria yang akrab disapa Coach Bagus itu menjelelaskan, dirinya mulai aktif melatih sejak 2012 lalu. Saat ini, dia mengantongi lisensi B yang didapatkannya di Brunei Darussalam pada tahun 2019 lalu. Hingga saat ini dia masih aktif melatih sekolah sepak bola (SSB) yang dia dirikan sendiri.

“Saya membuat SSB Bagus Prabowo Football Academy. Meskipun akademi, tetapi seperti sekolah sepak bola (pada umumnya),” ucap Coach Bagus saat berbagi cerita saat diwawancari wartawan Akurasi.id, Yusva Alam.

Coach Bagus berkisah, awal dia merantau ke Kota Taman, sebutan Bontang, adalah sebagai pemain bola. Sebelumnya, saat masih berada di Jawa, dia sempat magang di Persip Kediri.

“Habis itu ke Bontang, mulai aktif melatih. Tak lama kebetulan ada kursus lisensi D yang pertama di Bontang tahun 2012. Kebetulan saya ingin jadi pelatih. Setelah itu saya masuk ke Akademi Sepak Bola Pelangi Mandau. Alhamdulillah, sampi sekarang saya aktif melatih,” tuturnya.

Dia juga menyampaikan, ketertarikannya untuk melatih bola karena tidak bisa jauh dari aktivitas si kulit bundar yang telah lama menjadi bagian dari hobinya. Selain itu, lantaran tidak maksimal dalam merintih karir sebagai bermain profesional, Coach Bagus bertekat untuk berkarya dengan cara lain yakni menjadi pelatih.

“Semua pelatih pasti pengen ke jenjang profesional. Tetapi semua itu butuh proses,” ucapnya.

Read more

Indonesia Bawa Pulang Piala Thomas 2020, Akhir Puasa Panjang 19 Tahun

Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Akhiri Puasa Panjang 19 Tahun

Asport.Akurasi.id, Jakarta – Indonesia berhasil menjuarai Piala Thomas 2020 usai mengalahkan China. Puasa gelar dua dekade Merah-Putih di ajang ini berakhir sudah setelah dengan kemenangan yang didapatkan para atlet bulutangkis Indonesia.Piala Thomas itu didapatkan setelah Indonesia mengunci gelar juara itu usai Jonatan Christie memenangi partai ketiga di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10) malam WIB. Jonatan mengalahkan Li Shi Feng 21-14, 18-21, dan 21-14.

Sebagaimana diberitakan Detik.com, Indonesia secara total menang 3-0 setelah memenangi dua partai pertamanya, yakni Anthony Sinisuka Ginting yang mengalahkan Lu Guang Zu dengan skor 18-21, 21-14, dan 21-16.

Lalu, dilanjutkan di partai kedua ketika ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menumpas He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan dua gim langsung, 21-12 dan 21-19.

Indonesia pun menggagalkan misi China untuk mempertahankan gelar juara yang direbut pada 2018. Kemenangan ini sekaligus menuntaskan rasa penasaran Indonesia selama hampir 20 tahun lamanya untuk mengangkat trofi Piala Thomas lagi.

Ya, sebelum ini, Indonesia terakhir kali berjaya di ajang ini pada 2002. Saat itu Taufik Hidayat dkk. mengalahkan Malaysia dengan skor 3-2 di Guangzhou, China. Setelah itu, Indonesia tidak bisa menghentikan dominasi China yang meraih enam gelar dari delapan edisi terakhir.

Read more

Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Sukses Libas China 3-0, Jonatan Christie Kunci Kemenangan

Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Sukses Libas China 3-0, Jonatan Christie Kunci Kemenangan

ASport.Akurasi.id, JakartaIndonesia juara Piala Thomas 2020 usai libas China 3-0 di partai final. Jonatan Chrstie jadi penentu usai mengalahkan Li Shi Feng 21-14, 18-21, 21-14 dan di Ceres Arena, Minggu (17/10/2021) malam WIB.Jonatan bermain tanpa celah pada game pertama. Atlet yang akrab disapa Jojo itu dengan mudah meraup poin demi poin dan unggul jauh 8-2. Setelahnya Li Shi Feng bisa bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 6-6. Untungnya Jojo tak panik dan konsisten meraih poin hingga unggul 11-6 saat interval.

Sebagaimana diberitakan Inews.id, Li Shi Feng mampu bangkit di fase berikutnya. Tunggal putra peringkat ke-65 dunia itu menyamakan kedudukan 14-14. Tapi Jojo kembali menemukan ritme permainan. Dia berhasil mengumpulkan poin demi poin dan memastikan kemenangan game pertama setelah pukulan Li Shi Feng menyangkut net.

Di game kedua Li Shi Feng langsung tancap gas. Dia unggul 11-5. Tapi Jojo tak pantang menyerah dan bisa bangkit. Poin demi poin dia raih hingga skor seimbang 16-16. Tapi setelahnya Li Shi Feng yang mendominasi permainan dan memenangkan game kedua setelah pukulan Jojo membentur net.

Masih diberitakan Inews.id, laga berlanjut ke rubber game. Kedua pebulutangkis bermain ngotot di game penentuan. Kedudukan imbang beberapa kali menghiasi papan skor. Namun Li Shi Feng yang akhirnya unggul 11-10 di interval setelah pukulan Jojo membentur net. Susul menyusul poin kembali tersaji pada game berikutnya.

Tapi mental juara Jojo berbicara. Sedangkan sang lawan kerap melakukan kesalahan sendiri. Jojo akhirnya memenangkan pertandingan. Peraih medali emas Asian Games 2018 itu mendapatkan poin terakhir setelah smashnya tak bisa dikembalikan. Ini pertama kalinya Kontingen Merah Putih juara Piala Thomas setelah 19 tahun. Selamat Tim Thomas Indonesia!

Read more

Kisah Ricky Kambuaya, Ditemukan Aji Santosa di Bangku Cadangan, Mocer di Timnas Indonesia

Kisah Ricky Kambuaya, Ditemukan Aji Santosa di Bangku Cadangan, Mocer di Timnas Indonesia

Kisah Ricky Kambuaya, ditemukan Aji Santosa di bangku cadangan, moncer di Timnas Indonesia. Kisah Ricky Kambuaya ini menjadi bukti bahwa kerja keras sangat penting. Kesempatan bermain juga jadi bukti di balik bersinarnya Ricky Kambuaya bersama Persebaya maupun Timnas Indonesia.

ASport.Akurasi.id, Jakarta – Gelandang Persebaya Surabaya, Ricky Kambuaya tengah menjadi pembicaraan. Pasalnya, pemain kelahiran Sorong tersebut tampil gemilang bersama Timnas Indonesia. Dia turut mengantarkan Indonesia mengalahkan Chinese Taipei atau Taiwan pada playoff Kualifikasi Piala Asia 2023. Ricky Kambuaya tampil dominan dan menyumbang satu gol.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso tak menampik bahwa Ricky Kambuaya memang pemain yang punya kualitas. Tak heran, dia juga menjadi salah satu andalan tim Kota Pahlawan. “Ricky Kambuaya sekarang memang jadi hot topic ya dengan penampilannya yang sangat bagus, baik di kompetisi maupun di timnas,” kata Aji Santoso sebagaimana diberitakan Bola.net.

”Terbukti dua pertandingan melawan Chinese Taipei, Ricky Kambuaya sangat dominan. Bahkan di pertandingan kemarin, selain bermain sangat bagus, dia mencetak gol,” imbuhnya. ”Ini membuktikan bahwa pembinaan di Persebaya untuk memunculkan pemain-pemain nasional sudah on the track,” tegas Aji.

Read more

Kualifikasi Piala Dunia 2022: Ronaldo Hattrick, Portugal Pesta Gol Hadapi Luksemburg

Kualifikasi Piala Dunia 2022: Ronaldo Hattrick, Portugal Pesta Gol Hadapi Luksemburg

Kualifikasi Piala Dunia 2022: Ronaldo hattrick, Portugal pesta gol hadapi Luksemburg. Dari hasil kualifikasi Piala Dunia 2022 itu, Portugal kini duduk di posisi kedua Grup A dengan 16 poin di bawah Serbia yang mengantongi 17 poin. Sedangkan Luksemburg di posisi dengan 6 poin.

ASport.Akurasi.id, JakartaCristiano Ronaldo mengukir hattrick saat timnya bersua Luksemburg pada laga ketujuh Grup A kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Rabu (13/10/2021) dini hari WIB. Berkat kontribusi Ronaldo, Portugal berpestas gol dengan menumbangkan Luksemburg dengan skor akhir 5-0.

Hasil tersebut mengukuhkan posisi Portugal di peringkat dua Grup A dengan 16 poin dari enam pertandingan. Mereka tertinggal satu angka dari Serbia di posisi teratas. Adapun Luksemburg di urutan tiga dengan nilai enam.

Sebagaimana diberitakan Bola.com, bermain di Estadio Algarve, Timnas Portugal langsung tampil menyerang sejak bola digulirkan. Di sisi lain, Luksemburg lebih banyak bertahan. A Selecao pun mampu unggul dua gol atas Luksemburg ketika pertandingan belum genap berjalan 15 menit. Sepasang gol Portugal disarangkan Cristiano Ronaldo pada menit ke-8 dan juga menit ke-13 lewat titik putih.

Masuk menit ke-17, giliran Bruno Fernandes yang mencetak gol. Timnas Portugal unggul 3-0 sebelum laga memasuki menit ke-30, Luksemburg keteteran.

Untungnya Luksemburg bisa menemukan ketenangan setelah kebobolan tiga gol. Tidak ada gol yang tercipta pada akhir babak pertama, dan Cristiano Ronaldo dkk. unggul 3-0 atas tim tamu.

Read more

MotoGP Mandalika 2022 Terancam Batal Terkait Aturan WADA, Menpora Angkat Bicara

MotoGP Mandalika 2022 Terancam Batal Terkait Aturan WADA, Menpora Angkat Bicara

MotoGP Mandalika 2022 terancam batal terkait aturan WADA, Menpora angkat bicara. Menpora Zainudin Amali menyebut, keputusan pembatalan MotoGP Mandalika 2022 belum final. Terkait aturan WADA saat ini sedang diklarifikasi oleh pihaknya.ASport.Akurasi.id, Jakarta — Indonesia akan menggelar dua balapan internasional bergengsi di sirkuit Jalan Raya Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam waktu dekat. Pertama kejuaraan balap Superbike yang dijadwalkan November 2021 dan MotoGP pada Maret 2022 mentang.

Tapi dua balapan ini terancam batal terkait aturan WADA. Badan Anti-Doping Dunia, menyatakan bahwa lima Organisasi Anti-Doping tidak mematuhi Kode Anti-Doping Dunia. Ini termasuk Organisasi Anti-Doping Nasional (NADO) untuk Indonesia dan Thailand, negara-negara yang akan menjadi tuan rumah MotoGP musim depan.

Potensi signifikansi dalam istilah motorsport adalah bahwa ‘konsekuensi’ dari ketidakpatuhan meliputi: “Negara-negara penandatangan tidak boleh diberikan hak untuk menjadi tuan rumah kejuaraan regional, kontinental atau dunia, atau acara yang diselenggarakan oleh Organisasi Acara Besar, untuk seluruh periode ketidakpatuhan.”

World Superbike akan memulai debutnya di Mandalika pada 19-21 November, diikuti dengan gelaran MotoGP perdana pada 18-20 Maret. Sementara Thailand punya waktu lebih lama, yakni 2 Oktober 2022.

Ketidakpatuhan Indonesia adalah, “akibat ketidaksesuaian dalam menerapkan program pengujian yang efektif”. Putusan Thailand itu disebabkan, “kurangnya implementasi penuh dari Kode (WADA) versi 2021 dalam sistem hukum mereka”.

Mereka termasuk di antara delapan Organisasi Anti-Doping yang mengirim pemberitahuan resmi tentang ketidakpatuhan pada 15 September, dengan 21 hari untuk menanggapi. Sementara tiga Organisasi Anti-Doping kemudian memberikan cukup bukti untuk menghindari ketidakpatuhan, itu tidak dibantah oleh lima lainnya.

Read more

Pekan Olahraga Nasional XX Papua, Kaltim Tertahan di Peringkat 8

Pekan Olahraga Nasional XX Papua, Kaltim Tertahan di Peringkat 8

Pekan Olahraga Nasional XX Papua, Kaltim tertahan di peringkat 8. Kaltim meraih medali 13 emas, 25 perak, dan 30 perunggu. Membuat total perolehan medali yang diperoleh Kaltim untuk saat ini sebanyak 68 buah.

Akurasi.id, Samarinda – Perolehan medali atlet Kaltim dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua tampaknya belum sesuai harapan. Pasalnya, saat ini Kaltim berada di rangking 8 dalam klasemen sementara perolehan medali.

Dengan rincian perolehan medali 13 emas, 25 perak, dan 30 perunggu. Membuat total perolehan medali yang diperoleh Kaltim untuk saat ini sebanyak 68 buah.

Hal ini pun jauh dari harapan Gubernur Kaltim Isran Noor yang menargetkan adanya peningkatan prestasi dalam salah satu perhelatan akbar olahraga di Indonesia itu. Orang nomor satu di Kaltim itu percaya bahwa Kaltim mampu memperoleh peringkat 3 besar dalam PON XX.

Di sisi lain, KONI Kaltim sebelumnya berharap para atlet kebanggaan Benua Etam mampu mempertahankan posisinya selama ini, yaitu berada di peringkat 5 besar.

Menyikapi hal ini, Asisten 1 Setprov Kaltim Jauhar Effendi mengakui, bahwa saat ini peringkat medali Kaltim di luar target.

“Papua saja ambisinya rangking 1 tidak bisa. Karena memang Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI biasanya selalu menempati posisi 3 teratas. Hanya tempatnya saja yang bergantian,” kata dia, pada Senin (11/10/2021).

Bahkan, Jauhar secara tersirat mengungkapkan, bahwa target untuk mencapai peringkat 3 besar sudah lepas dari tangan. Lantaran ketatnya perolehan medali dari masing-masing kontingen.

“Sepertinya agak berat dengan target yang ada. 5 besar saja sudah berat. Kalau saya melihat dari tren medali yang ada,” ujarnya.

Dalam hal ini, ia mengungkapkan, beberapa kondisi yang kemungkinan menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi para atlet. Seperti, jauhnya perjalanan hingga perbedaan iklim yang ada.

Di sisi lain, letak venue masing-masing cabang olahraga (cabor) pun saling berjauhan. Yang mana tersebar di empat kota besar di Papua, di antaranya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Mimika.

“Tapi alhamdulillah kondisi para atlet kita masih sehat, tak ada yang terkonfirmasi Covid-19. Pengamanan juga ada 30 personel kepolisian yang mengawal mereka,” pungkasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Rachman

Panahan Kaltim Sumbang 3 Medali di PON Papua, Sutomo: PON Selanjutnya Kami Kejar Emas

Panahan Kaltim Sumbang 3 Medali di PON Papua, Sutomo: PON Selanjutnya Kami Kejar Emas

Panahan Kaltim Sumbang 3 Medali di PON Papua, Sutomo: PON Selanjutnya Kami Kejar Emas

Atlet Panahan Kaltim menyumbangkan 2 perunggu dan 1 perak pada PON XX Papua 2021. Mereka gagal mendapatkan emas setelah kalah dari DKI Jakarta. (Dok Sutomo Jabir)

ASport.Akurasi.id – Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 yang dihelat di Papua menjadi pelajaran berharga bagi para atlet Kaltim. Tidak terkecuali dari para atlet Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltim yang ikut berpartisipasi dalam event akbar 4 tahunan tersebut.

Pada PON XX Papua 2021, atlet Panahan Kaltim gagal mempersembangkan medali emas. Mereka hanya mampu menyumbang 3 medali, yakni 2 perunggu yang disumbang dari tunggal putri dan tim regu putri. Sedangkan medali didapatkan tim regu putra setelah harus mengakui keunggulan tim Panahan DKI Jakarta yang menyabet emas.

Ketua Perpani Kaltim Sutomo Jabir mengatakan, jika PON XX Papua 2021 menjadi pengalaman berharga bagi para atletnya. Menurutnya, ini menjadi ajang yang luar biasa berharga untuk mengasah lagi kemampuan dalam menghadapi event-event olahraga mendatang.

“Alhamdulillah, pada PON XX Papua, atlet panahan berhasil mempersembahkan 2 perunggu dan 1 perak. Dua medali perunggu datang dari tunggal putri dan regu putri. Sementara 1 medali perak disumbangkan regu putra,” kata dia kepada media ini, Sabtu (9/10/2021).

Dia berujar, walau belum berhasil menyumbangkan medali emas pada PON kali ini, tapi perjuangan dari teman-teman atlet panahan patut mendapatkan apresiasi yang luar biasa besar dari masyarakat. Karena mereka telah berjuang dengan begitu baik untuk mengharumkan nama Kaltim.

“Sebagai Ketua Perpani Kaltim dan anggota DPRD Kaltim, saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada semua yang telah mensupport dan mendoakan tim Panahan Kaltim pada PON XX Papua 2021,” ucapnya.

Sutomo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim panahan, manager, pelatih, dan official teknik Perpani Kaltim, yang telah bekerja keras. Dia menaruh harapan, semoga di PON XXI yang akan dihelat pada 2024 di Aceh, Panahan Kaltim dapat mempersembahkan prestasi yang lebih baik lagi buat Kaltim.

“Terima kasih buat Asiif, Syahid, dan Vio yang sudah berjuang menyumbangkan medali perak dari tim panahan putra Kaltim. Medali perak ini didapatkan setelah tim Panahan Kaltim turun memperebutkan emas pada tim putra standar bow. Pada kali ini, kita harus mengakui keunggulan tim Panahan DKI Jakarta yang berhasil menyabet medali emas,” tuturnya.

Dia menambahkan, sebagai nakhoda baru Perpani Kaltim, Sutomo berjanji akan mempersiapkan lagi atlet sebaik mungkin pada event-event mendatang. Dia bahkan membidik bisa menyumbangkan emas pada PON XXI Tahun 2024 yang dihelat di Aceh.

“Tugas saya dari sekarang adalah bagaimana menyiapkan pasukan yang lebih baik dan siap tempur di PON XXI Tahun 2024 di Aceh. Insyaallah, atlet Perpani Kaltim nanti bisa menyumbangkan emas,” tandasnya. (*)

Penulis/Editor: Redaksi Akurasi.id