Berlaga di 3 Provinsi, Kontingen FOPSSI Kaltim Target Masuk Final, Bonus Beasiswa Menanti

Berlaga di 3 Provinsi, Kontingen FOPSSI Kaltim Target Masuk Final, Bonus Beasiswa Menanti

Berlaga di 3 provinsi, kontingen FOPSSI Kaltim target masuk final, bonus beasiswa menanti. Para kontingen FOPSSI Kaltim ini diharapkan dapat mengharumkan nama Kaltim dan mengukir prestasi gemilang dalam kompetisi tersebut.

Asport.Akurasi.id, SamarindaPemprov Kaltim melepaskan kontingen Forum Pembina Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOPSSI) U-14 berlaga dalam piala Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) nasional. Pelepasan tim Fopssi/Asosiasi Sekolah Sepak Bola (ASSKA) Kaltim dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Senin (22/11/2021).

Kepala Disdikbud Kaltim Anwar Sanusi mengatakan, ada sekitar 14 orang pemain dari Kaltim yang diberangkatkan untuk memperebutkan piala bergilir Let. Jend TNI (Purn) Marciano Norman ke II November 2021.

“Pemain ini diambil dari seluruh Kaltim. Ada yang dari SMP dan SMA, karena ada yang usianya 14 tahun. Yang lebih luar biasa lagi ada pemain bolanya dari putri,” terangnya, usai kegiatan pelepasan kontingen.

Dikatakan, dalam memperebutkan piala bergilir itu, tidak semua provinsi di Indonesia turut berpartisipasi. Adapun provinsi yang turut berpartisipasi di antaranya Jawa Timur, DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Depok, Sidoarjo, Kalimantan Timur, Tangerang Selatan, dan Surabaya.

“Hari ini saya melepas calon juara, saya optimis mereka adalah calon juara. Walau 14 kontingen itu, satu di antaranya wanita. Mohon doanya masyarakat Kaltim mudah-mudahan anak-anak yang akan berangkat ini jadi juara,” ucapnya.

Berkaitan dengan dukungan yang akan diberikan, ditegaskan Anwar, Disdik Kaltim akan memasukkan anak-anak tersebut sebagai penerima Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT).

“Yang masih SMP dan mau masuk SMA, kami prioritaskan masuk di SKOI (Sekolah Khusus Olahraga Internasional). Karena ternyata anak-anak yang mendapat medali emas kebanyakkan anak SKOI. Artinya, SKOI ini benar-benar tempat mendidik calon juara,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen FOPSSI Kaltim Herwin Hussein menyampaikan, 14 anggota FOPSSI itu dipilih melalui kompetisi di daerahnya masing-masing. Seleksi dilakukan bagi anak-anak seluruh Kaltim.

“Kami pilih yang terbaik dari daerahnya masing-masing. Anak-anak ini berasal dari 6 kabupaten/kota, di antaranya Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Samarinda, Balikpapan, Paser, dan Mahakam Ulu,” terangnya.

Adapun persiapan yang dilakukan adalah pelatihan yang dilakukan selama 3 minggu di Samarinda. Tepatnya di Harapan Baru, Samarinda Seberang. Walaupun persiapan tersebut dapat dikatakan singkat, namun ia mengaku, tidak meragukan lagi kemampuan anak-anak dalam laga tersebut. “Anak-anak ini sudah ada dasarnya, 2 anak sudah pernah mengikuti kompetisi internasional,” sebutnya.

Berdasarkan hal itu, besar harapannya, kontingen FOPSSI Kaltim minimal dapat masuk dalam pertandingan final. “Targetnya paling tidak masuk semifinal atau final. Tapi kegiatannya mepet, pindah-pindah di 3 provinsi, di Kaltim, Jakarta dan Tangerang,” pungkasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id

Tarik Wisatawan ke Selambai Lewat Turnamen Bulu Tangkis

Tarik Wisatawan ke Selambai Lewat Turnamen Bulu Tangkis

Tarik wisatawan ke Selambai lewat turnamen bulu tangkis. Diharapkan dengan turnamen khusus bagi warga Loktuan, Guntung, dan Sidrap ini, dapat menarik wisatawan untuk menonton.

Akurasi.id, Bontang – Turnamen Bulu Tangkis Selambai Cup akan bergulir dalam waktu dekat ini. Perhelatan tahunan tersebut akan digelar pada 15 – 21 November 2021. Sebanyak 96 atlet bulu tangkis akan ambil bagian dalam perhelatan tersebut.

Rencananya, perhelatan itu akan digelar di Gedung Pertemuan Kampung Selambai, Loktuan Bontang Utara. Dalam ketentuan turnamen akan menerapkan sistem pertandingan beregu. Rencananya akan dibuka langsung oleh Wali Kota Bontang. Pun sejumlah perwakilan perusahaan akan turut hadir meramaikan ajang turnamen tahunan itu.

“Peserta yang dikhususkan bagi warga Loktuan, Guntung dan Sidrap tersebut bertujuan untuk memaksimalkan potensi atlet bulu tangkis khusus di wilayah tersebut. Mudahan ada potensi atlet yang berbakat,” ujar ketua panitia Fahrul. Minggu (14/11/2021).

Kata Fahrul, untuk kelancaran agenda itu, pihaknya banyak menerima dukungan dari perusahaan dan pemerintahan.  “Terima kasih atas bantuan semua pihak, sehingga kegiatan ini bisa dilaksanakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pemuda Pesisir Loktuan Bersatu (IPPLB), Nurdin mengatakan sebagai pemuda Kampung Selambai dirinya ingin menjadikan ajang tersebut sebagai pemantik untuk memperkenalkan destinasi yang ada di Selambai.

“Hal ini sebagai salah satu semangat pemuda untuk berkreasi memperkenalkan Selambai sebagai destinasi wisata kuliner. Dan juga upaya tarik wisatawan ke Selambai, semoga ini bisa berjalan lancar,” jelasnya.

Nurdin berharap, kedepannya Kampung Selambai akan menjadi magnet baru untuk tempat wisata. Bersama Gerakan Pemuda Selambai (GPS) Saat ini pihaknya sedang menyiapkan agenda penting baik itu berupa pembenahan Kampung Selambai maupun promosi wisata.

“Kami sedang siapkan agenda penting untuk perkenalkan Kampung Selambai tentunya kami akan bersinergi dan membutuhkan dukungan banyak pihak. Baik itu tokoh masyarakat, pembina dan pemangku kepentingan yang ada,” ujarnya (*)

Penulis: Fajri Sunaryo

Editor: Redaksi

 

200 Kontingen Kaltim Dilepas ke Peparnas Papua, Gubernur Isran Harapkan Medali Emas

200 Kontingen Kaltim Dilepas ke Peparnas Papua, Gubernur Isran Harapkan Medali Emas

200 kontingen Kaltim dilepas ke Papernas Papua, Gubernur Isran Harapkan Medali Emas. Kepada 200 kontingen Kaltim yang akan mengikuti Papernas di Papua, Isran Noor menyampaikan, bahwa semangat untuk keluar sebagai jawara harus selalu dipegang.

Aspost.Akurasi.id, Samarinda – Gubernur Kaltim Isran Noor resmi melepas kontingen Kaltim pada Pekan Paraympic Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 di Aula Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Senin (1/11/2021). Adapun jumlah kontingen Kaltim yang diberangkatkan ke Bumi Cenderawasih sebanyak 200 orang.

Terdiri dari atlet 108 orang, yang akan berlaga di 11 cabang olahraga (cabor) dari 12 cabor yang dipertandingkan, pelatih 11 orang, asisten pelatih 18 orang, official 46 orang, dan tenaga pendukung lainnya 17 orang.

“Selamat berjuang kepada seluruh atlet Kaltim yang akan mengikuti Peparnas XVI di Papua 2021. Kami semua masyarakat Kaltim menggantungkan segala keinginan agar semua kontingen tetap sehat wal a’fiat dan bisa pulang membawa medali emas. Karena itu yang diharapkan dan dibanggakan dari seluruh kontingen di Papua nantinya,” kata Gubernur Kaltim saat sambutannya melepas keberangkatan kontingen.

Menurut orang nomor satu di Tanah Benua Etam, sebutan Kaltim, para atlet Peparnas Kaltim merupakan pejuang tangguh dan pantang menyerah setelah sekian lama menempa diri dalam pusat latihan daerah. Tentunya para atlet harus berjuang dengan semangat tinggi, dedikasi, dan loyalitas serta ikhtiar yang diiringi doa.

“Selalu jaga stamina, berpikir positif, dan bergembira. Semoga prestasi terbaik dapat dicapai. Kemenangan pertama bahwa kita lebih baik daripada lawan. Perasaan seperti itu penting. Jadi jangan belum apa-apa sudah menyerah. Tunjukkan semangat saya bisa, kita bisa, semua bisa,” tegas Isran Noor.

Sementara itu, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Kaltim, Suharyanto mengungkapkan, dengan adanya permasalahan beberapa tahun silam persiapan yang dilakukan para atlet tergolong minim. Hal ini berkaitan permasalahan anggaran.

“Maka dari itu kami sangat berterima kasih karena pemerintah mulai memberikan kepercayaan kepada kami. Kami juga mohon pendampingan untuk ke depan,” ucapnya.

Berbicara mengenai target, ia menyampaikan, di Peparnas Papua nanti, dengan waktu yang minim dan persiapan yang singkat, dirinya menargetkan kontingen Kaltim mampu meraih 10 besar.

“Itu target realistis untuk saat ini. Kami akan berusaha memberikan prestasi yang terbaik. Karena dari 12 cabor yang dipertandingkan dalam Perpanas XVI Papua 2021, NPC Kaltim akan mengikuti sebanyak 11 cabor,” ungkapnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id