Bola

Kisah Ricky Kambuaya, Ditemukan Aji Santosa di Bangku Cadangan, Mocer di Timnas Indonesia

Kisah Ricky Kambuaya, Ditemukan Aji Santosa di Bangku Cadangan, Mocer di Timnas Indonesia

Kisah Ricky Kambuaya, ditemukan Aji Santosa di bangku cadangan, moncer di Timnas Indonesia. Kisah Ricky Kambuaya ini menjadi bukti bahwa kerja keras sangat penting. Kesempatan bermain juga jadi bukti di balik bersinarnya Ricky Kambuaya bersama Persebaya maupun Timnas Indonesia.

ASport.Akurasi.id, Jakarta – Gelandang Persebaya Surabaya, Ricky Kambuaya tengah menjadi pembicaraan. Pasalnya, pemain kelahiran Sorong tersebut tampil gemilang bersama Timnas Indonesia. Dia turut mengantarkan Indonesia mengalahkan Chinese Taipei atau Taiwan pada playoff Kualifikasi Piala Asia 2023. Ricky Kambuaya tampil dominan dan menyumbang satu gol.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso tak menampik bahwa Ricky Kambuaya memang pemain yang punya kualitas. Tak heran, dia juga menjadi salah satu andalan tim Kota Pahlawan. “Ricky Kambuaya sekarang memang jadi hot topic ya dengan penampilannya yang sangat bagus, baik di kompetisi maupun di timnas,” kata Aji Santoso sebagaimana diberitakan Bola.net.

”Terbukti dua pertandingan melawan Chinese Taipei, Ricky Kambuaya sangat dominan. Bahkan di pertandingan kemarin, selain bermain sangat bagus, dia mencetak gol,” imbuhnya. ”Ini membuktikan bahwa pembinaan di Persebaya untuk memunculkan pemain-pemain nasional sudah on the track,” tegas Aji.

Read more

Kualifikasi Piala Dunia 2022: Ronaldo Hattrick, Portugal Pesta Gol Hadapi Luksemburg

Kualifikasi Piala Dunia 2022: Ronaldo Hattrick, Portugal Pesta Gol Hadapi Luksemburg

Kualifikasi Piala Dunia 2022: Ronaldo hattrick, Portugal pesta gol hadapi Luksemburg. Dari hasil kualifikasi Piala Dunia 2022 itu, Portugal kini duduk di posisi kedua Grup A dengan 16 poin di bawah Serbia yang mengantongi 17 poin. Sedangkan Luksemburg di posisi dengan 6 poin.

ASport.Akurasi.id, JakartaCristiano Ronaldo mengukir hattrick saat timnya bersua Luksemburg pada laga ketujuh Grup A kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Rabu (13/10/2021) dini hari WIB. Berkat kontribusi Ronaldo, Portugal berpestas gol dengan menumbangkan Luksemburg dengan skor akhir 5-0.

Hasil tersebut mengukuhkan posisi Portugal di peringkat dua Grup A dengan 16 poin dari enam pertandingan. Mereka tertinggal satu angka dari Serbia di posisi teratas. Adapun Luksemburg di urutan tiga dengan nilai enam.

Sebagaimana diberitakan Bola.com, bermain di Estadio Algarve, Timnas Portugal langsung tampil menyerang sejak bola digulirkan. Di sisi lain, Luksemburg lebih banyak bertahan. A Selecao pun mampu unggul dua gol atas Luksemburg ketika pertandingan belum genap berjalan 15 menit. Sepasang gol Portugal disarangkan Cristiano Ronaldo pada menit ke-8 dan juga menit ke-13 lewat titik putih.

Masuk menit ke-17, giliran Bruno Fernandes yang mencetak gol. Timnas Portugal unggul 3-0 sebelum laga memasuki menit ke-30, Luksemburg keteteran.

Untungnya Luksemburg bisa menemukan ketenangan setelah kebobolan tiga gol. Tidak ada gol yang tercipta pada akhir babak pertama, dan Cristiano Ronaldo dkk. unggul 3-0 atas tim tamu.

Read more

MU Tumbangkan Villarreal Dengan Skor 2-1, Ronaldo Tampil Jadi Pahlawan Setan Merah

MU Tumbangkan Villarreal Dengan Skor 2-1, Ronaldo Tampil Jadi Pahlawan Setan Merah

MU tumbangkan Villarreal dengan skor 2-1, Ronaldo tampil jadi pahlawan Setan Merah. Keberhasilan MU tumbangkan Villarreal, salah satunya tidak lepas dari kinerja apik yang ditampilkan Cristiano Ronaldo yang sukses mencetak gol menjelang akhir laga.

ASport.Akurasi.id, Manchester – Manchester United meraih kemenangan dramatis saat menjamu Villarreal di Liga Champions. Setan Merah menang 2-1, dengan gol kemenangan oleh Cristiano Ronaldo.

Di Old Trafford, duel Man Utd vs Villarreal tersaji pada Kamis (30/9/2021) dini hari WIB. Kedua tim gagal mencetak gol sepanjang babak pertama. Villarreal mencetak gol lebih dulu melalui Paco Alcacer di menit ke-53. Man Utd membalas enam menit berselang via gol Alex Telles.

Ronaldo tampil sebagai pahlawan Man Utd lewat golnya di menit-menit akhir pertandingan. Setan Merah menang 2-1. Hasil ini membawa Man Utd naik ke posisi ketiga Grup F dengan 3 poin. Sementara itu, Villarreal jeblos ke posisi buncit dengan 1 poin.

MU Tumbangkan Villarreal dan Jalannya Pertandingan

Villarreal memberi ancaman ke gawang Man Utd di menit keenam. Arnaut Danjuma menembak bola on target yang masih bisa ditepis David De Gea. The Yellow Submarine nyaris mencetak gol di menit ke-16. Paco Alcacer melepaskan bola sepakan terukur ke arah gawang. De Gea terbang menepis bola dan hanya membuahkan tendangan sudut.

Sebagaimana dikutip dari Detik.com, Villarreal terus menggempur lini belakang Man Utd hingga setengah jam pertandingan. Bola sepakan mendatar Alcacer di menit ke-31 masih menyamping tipis di sebelah gawang Setan Merah.

Man Utd balik mengancam di menit enam menit berselang. Bola tendangan jarak jauh Paul Pogba masih dapat diamankan Geronimo Rulli. Alberto Moreno nyaris mencetak gol bunuh diri akibat kesalahannya mengantisipasi umpan lambung Pogba. Bola sapuannya meluncur ke samping gawang Villarreal.

Tidak ada gol yang bisa dibukukan kedua tim hingga turun minum. Babak pertama ditutup dengan skor kacamata 0-0. GOL! Villarreal memecah kebuntuan delapan menit babak kedua berjalan. Alcacer mencatatkan namanya di papan skor.

Striker Villarreal itu mencucur bola umpan tarik Danjuma di depan gawang Man Utd tanpa bisa dibendung De Gea. The Yellow Submarine unggul 1-0.

1-1! Man Utd menyamakan kedudukan di menit ke-59. Alex Telles menyambut bola tendangan bebas Bruno Fernandes dengan sepakan first time yang meluncur masuk ke gawang Villarreal.

Man Utd menggempur lini belakang Villarreal demi menambah gol. Edison Cavani nyaris menggandakan keunggulan lewat sundulannya di menit ke-79. Bola masih belum menemui sasaran. Villarreal nyaris mencetak gol kedua di menit ke-85. Bola sundulan Boulaye Dia di kotak penalti bisa digagalkan De Gea.

VICTORY GOAL! Cristiano Ronaldo mencetak gol kemenangan Man Utd dari sudut sempit di menit-menit akhir injury time. Tuan rumah menutup laga dengan kemenangan 2-1. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

 

Barisan Pemain BRI Liga 1 yang Dipanggil Timnas Indonesia Senior untuk Playoff Kualifikasi Piala Asia 2023

Barisan Pemain BRI Liga 1 yang Dipanggil Timnas Indonesia Senior untuk Playoff Kualifikasi Piala Asia 2023

Asport.Akurasi.id, Jakarta – Shin Tae-yong telah memilih 36 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia. Hal ini dilakukan pelatih asal Korea Selatan tersebut untuk mempersiapkan diri jelang playoff Kualifikasi Piala Asia 2023.

Skuad Garuda bakal menghadapi Taiwan dalan dua leg pertandingan. Laga perdana bakal dihelat di Indonesia pada 9 Oktober, sementara leg kedua bakal dimainkan di Taiwan berselang tiga hari.

Dalam pemanggilan kali ini, beberapa nama muka baru turut dimasukkan oleh pelatih berusia 52 tahun tersebut. Bergulirnya BRI Liga 1 2021/2022 menjadi sebuah keuntungan tersendiri baginya. Pasalnya, Shin Tae-yong tak perlu lagi meraba-raba pemain yang bakal dipanggil. Walaupun baru berjalan tiga pekan, beberapa nama memang telah mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia.

Winger muda Persipura Jayapura, Ramai Melvin Rumakiek merupakan salah satu nama yang menonjol bersama timnya dan dipanggil Timnas Indonesia. Meskipun Mutiara Hitam, julukan Persipura terbenam di posisi juru kunci, pemain berusia 19 tahun berhasil menciptakan gol pada laga debutnya di Liga 1. Selain pemain asal Papua tersebut, beberapa nama pemain yang sedang on fire di BRI Liga 1 dipanggil Shin Tae-yong. Siapa saja mereka?

Kiper: Ada Nama Ernando Ari

Barisan Pemain BRI Liga 1 yang Dipanggil Timnas Indonesia Senior untuk Playoff Kualifikasi Piala Asia 2023

Kiper Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi menendang bola saat melawan Borneo FC dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (04/09/2021). Persebaya kalah 1-3. (Bola.com)

Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari sebenarnya bukan muka baru di tim nasional kelompok umur. Tetapi, pemanggilan namanya kali ini merupakan yang pertama baginya untuk Timnas Indonesia.

Pemain berusia 19 tahun itu seperti mendapat berkah dari cederanya kiper utama, Satria Tama. Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso memberikan kepercayaan penuh kepadanya dalam tiga laga perdana.

Penampilannya sebenarnya tak terlalu buruk-buruk amat. Meskipun dalam tiga laga tersebut, dirinya telah memungut bola dari gawangnya sebanyak tujuh kali. Dilansir dari laman resmi kompetisi, dirinya berhasil mengumpulkan 10 penyelamatan atau rata-rata tiga penyelamatan lebih dari tiga laga tersebut. Tak hanya itu, dirinya mengusai daftar tersebut melampaui catatan Ega Rizky (PSS) hingga Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta).

Belakang: Dany Saputra dan Bayu Muhammad Fiqri

Barisan Pemain BRI Liga 1 yang Dipanggil Timnas Indonesia Senior untuk Playoff Kualifikasi Piala Asia 2023

Bek kiri Persik, Dany Saputra. (Bola.com)

Dalam daftar panggilan TC Timnas Indonesia ini terdapat dua debutan baru yang beroperasi di sektor bek sayap. Dany Saputra (Persik Kediri) dan Bayu Muhammad Fiqri (Persib Bandung) berhasil memikat hati Shin Tae-yong.

Sebagai seorang bek sayap, keduanya tak hanya lugas dalam mengawal pertahanan. Tetapi juga aktif melakukan penetrasi yang dibutuhkan sekaligus mengirim umpan manja ke jantung pertahanan lawan.

Hal tersebut dibuktikan Dany Saputra pada pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022 kontra Borneo FC. Tak hanya mematikan pergerakan Terens Puhiri, tetapi dari umpan silangnya tercipta peluang yang akhirnya berbuah gol Ady Eko Jayanto.

Pun demikian pula dengan Bayu Muhammad Fiqri. Dipercaya tampil sebagai starter dalam dua laga perdana, sisi kanan pertahanan Persib Bandung terlihat bertenaga yang menghasilkan dua kemenangan di laga tersebut.

Tengah: M. Lutfi Kamal Baharsyah dan Ricky Kambuaya

Barisan Pemain BRI Liga 1 yang Dipanggil Timnas Indonesia Senior untuk Playoff Kualifikasi Piala Asia 2023

Gelandang Barito Putera, Lutfi Kamal (tengah) duel udara dengan pemain Persija Jakarta, Sandi Sute dan Ramdani Lestaluhu pada laga perempat final Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (10/4/2021). (Bola.com)

Beralih ke lini kedua, ada dua nama menonjol yang terbilang baru untuk TC timnas Indonesia. M. Lutfi Kamal Baharsyah (Barito Putera) dan Ricky Kambuaya (Persebaya Surabaya) menampilkan permainan solid di tengah lapangan.

Sayangnya, kedua pemain tersebut tak benar-benar bisa membawa timnya masing-masing keluar dari keterpurukan. Barito Putera baru mengemas satu poin, sementara Persebaya Surabaya sedikit lebih baik dengan tiga angka dari tiga laga yang dijalani.

Namun, penampilan keduanya tetap layak mendapatkan perhatian khusus. Tak salah bila Shin Tae-yong memanggil keduanya yang memiliki karakter dan peran berbeda sebagai seorang gelandang.

Lutfi Kamal Baharsyah bertugas menemani seniornya, Bayu Pradana mengatur distribusi bola dari garis tengah lapangan. Perannya pun terbilang krusial sebagai filter pertama serangan lawan.

Sementara, Ricky Kambuaya tampil lebih dinamis dengan peran sebagai gelandang box to box. Dua gol yang telah dikoleksinya merupakan bukti kemampuannya muncul dari second line.

Depan: Osvaldo Haay dan Irfan Jaya

Barisan Pemain BRI Liga 1 yang Dipanggil Timnas Indonesia Senior untuk Playoff Kualifikasi Piala Asia 2023

Osvaldo Haay juga selalu tampil dalam setiap pertandingan Persija Jakarta. Catatan statistiknya pun lumayan, dirinya berkontribusi terhadap tiga gol Macan Kemayoran. (Foto: Bola.com)

Dua nama terakhir merupakan winger lincah dari Persija Jakarta dan PSS Sleman. Baik Osvaldo Haay dan Irfan Jaya selalu diandalkan mengobrak-abrik pertahanan lawan di tiga laga yang telah dijalani.

Walaupun sama-sama belum mencetak gol, peran keduanya sangat krusial. Sejauh ini, Osvaldo Haay tercatat memberikan satu assist sementara Irfan Jaya bahkan sudah melakukannya sebanyak dua kali.

Kecepatan tentu merupakan modal utama keduanya dalam menyisir garis pinggir lapangan. Namun, mereka dibekali skill individu yang mumpuni untuk melewati hadangan satu atau dua pemain.

Tak jarang aksi mereka berhasil menembus kotak penalti. Saat mereka telah tiba di kotak terlarang, hampir dipastikan pertahanan lawan bakal kelimpungan antara menutup ruang tembak atau mengawal rekan-rekannya yang siap menyambut bola. (*)

Sumber: Bola.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

BRI Liga 1: Persib Dijagokan Sebagai Juara Lantaran Punya 8 Pemain Asing, Robert Alberts Respons

BRI Liga 1: Persib Dijagokan Juara Lantaran Punya 8 Pemain Asing, Robert Alberts Respons

Asport.Akurasi.id, Bandung – Persib Bandung menjadi tim yang dijagokan menjadi jawara BRI Liga 1 2021/2022. Alasannya, Maung Bandung dianggap punya delapan pemain asing, meski empat diantaranya sudah berstatus naturalisasi, yaitu Marc Klok, Ezra Walian, Esteban Vizcarra, dan Victor Igbonefo.

Beberapa tim lawan menilai pasukan Robert Alberts ini pantas menjadi juara. Bahkan Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, berseloroh ‘keterlaluan’ jika sampai tidak juara. Meski demikian, pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, tidak merasa terbebani dengan sentilan atau sindiran timnya memiliki delapan pemain asing.

Kepada awak media selepas sesi latihan di Stadion GBLA, Kota Bandung, Senin (20/9/2021), pelatih asal Belanda itu mengaku tidak merasa terbebani dengan sindiran tersebut.

“Tidak sama sekali. Saya rasa ada dua kategori di sana. Jika melihat pemain seperti Victor Igbonefo, berapa lama dirinya bermain di sini dan sejak kapan dia mendapatkan paspor Indonesia, itu sudah bertahun-tahun yang lalu,” jelas Robert Alberts.

“Jadi memang dia lahir di luar tapi gaya bermainnya sudah bisa dikatakan seperti pemain Indonesia. Begitu juga dengan Esteban Vizcarra, berapa lama dia berada di sini,” tambah pelatih Persib Bandung asal Belanda itu.

Marc Klok Berbeda

BRI Liga 1: Persib Dijagokan Sebagai Juara Lantaran Punya 8 Pemain Asing, Robert Alberts Respons

Marc Klok. Gelandang naturalisasi asal Belanda berusia 28 tahun ini didatangkan Persib Bandung dari Persija Jakarta pada 30 Juni 2021 menjelang bergulirnya BRI Liga 1 2021/2022. (Bola.com)

Namun, menurut Robert, Marc Klok memang berbeda lantaran baru mendapatkan status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) atau naturalisasi belum lama ini.

“Jadi oke, dia bisa dikatakan sebagai pemain asing, tapi kami memasukan mereka berdasarkan regulasi. Artinya mereka adalah pemain Indonesia yang sah didaftarkan sebagai lokal. Bisa dikatakan mereka pemain asing, tapi tidak pada prinsipnya,” cetus Robert.

Pelatih berusia 66 tahun itu tidak merasa terbebani dengan sindiran tersebut dan tetap fokus untuk menatap laga di BRI Liga 1 2021/2022, terlebih Persib akan bertanding lawan Borneo FC.

“Rabu (22/9/2021) kami akan berangkat karena pertandingannya Kamis (23/9/2021), jadi kami tetap fokus dengan membawa 24 pemain karena kami ada pertandingan lainnya setelah itu,” tutur Robert.

Persib Lega Lima Pemain Ini Ikut Latihan

Sementara itu, Robert Alberts cukup lega karena lima pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia tetap bisa memperkuat Persib Bandung kala menghadapi Borneo FC pada laga pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022, Kamis (23/9/2021).

Lima pemain Persib Bandung dipanggil ke Timnas Indonesia. Kelima pemain itu adalah Victor Igbonefo, Ezra Walian, Febri Hariyadi, Bayu Fiqri, dan Aqil Savik. Awalnya pemanggilan tersebut tentu membuat kekuatan Maung Bandung bakal berkurang saat tampil di BRI Liga 1 2021/2022.

Namun, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono, disebut Robert Alberts, telah melakukan komunikasi dengan PSSI dan Timnas Indonesia.

“Teddy sudah berkomunikasi dengan tim nasional dan PSSI yang jelas menyatakan bahwa tim yang lebih dari empat pemainnya terpilih oleh tim nasional tidak perlu melepas pemain tersebut tiga hari sebelum pertandingan,” ujar Robert Alberts setelah memimpin sesi latihan di Stadion GBLA, Kota Bandung, Senin (20/9/2021).

Robert Alberts mengatakan para pemain yang terpanggil ke Timnas Indonesia masih bisa tetap bertahan bersama Persib Bandung untuk melakukan persiapan laga selanjutnya di BRI Liga 1 melawan Borneo FC nanti.

“Jangan lupa jika lima pemain dipanggil ke Timnas Indonesia, maka itu akan memberikan dampak yang besar. Jadi itu keputusan yang bagus,” ujar pelatih Persib Bandung asal Belanda itu. (*)

Sumber: Bola.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

Beda Performa dan Hasil Dua Megabintang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Bersama Klub Baru

Beda Performa dan Hasil Dua Megabintang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Bersama Klub Baru

Asport.Akurasi.id – Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi telah memulai petualangan bersama klub baru pada musim ini. Namun, penampilan dua megabintang itu berbeda 180 derajat. Penampilan keduanya kerap mendapatkan perbincangan hangat dalam beberapa laga terakhir yang mereka lakoni.

Masa depan Ronaldo dan Messi kerap dispekulasikan sepanjang bursa transfer musim panas 2021. CR7 dikabarkan ingin angkat kaki dari Juventus karena sulit bersaing di Liga Champions, sedangkan La Pulga tak kunjung memperpanjang kontraknya yang berakhir pada 30 Juni 2021.

Hingga akhirnya, Cristiano Ronaldo memilih pergi dari Juventus dan kembali ke pelukan Manchester United pada 27 Agustus lalu. Ronaldo ditebus MU dari Juve dengan harga 12,85 juta poundsterling.

Sementara itu, Lionel Messi harus angkat kaki dari Barca karena tak bisa menandatangani kontrak baru akibat terbentur aturan salary cap yang ditetapkan La Liga. Messi akhirnya bergabung dengan Paris Saint-Germain pada 10 Agustus lalu dengan status bebas transfer.

Kedua pemain terbaik di dunia itu telah menjalani debut bersama klub barunya masing-masing. Namun, ada perbedaan mencolok dari performa Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pada awal musim ini.

Cristiano Ronaldo Moncer dan Tampil Trenginas Bersama MU

Beda Performa dan Hasil Dua Megabintang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Bersama Klub Baru

Ekspresi bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo, pada laga kontra West Ham United di London Stadium pada duel Liga Inggris 2021/2022, Minggu (19/9/2021). (AP Photo/Ian Walton)

Kembali berseragam Manchester United, Cristiano Ronaldo mengaku bahagia. Dia rela mendapatkan sanksi kartu kuning saat membela Timnas Portugal pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022, demi bisa secepatnya memperkuat MU.

Ronaldo diyakini tampil ketika Tim Setan Merah meladeni Newcastle United pada laga pekan keempat Premier League, 11 September lalu. Akan tetapi, CR7 sempat diragukan bisa bermain dalam pertandingan tersebut. Pasalnya, Cristiano Ronaldo dirasa tak cukup fit untuk bisa bermain pada laga kontra Newcastle, setelah sebelumnya membela Timnas Portugal dan harus menjalani isolasi mandiri.

Tetapi pada kenyataannya, Ronaldo menjadi starter dalam duel yang berlangsung di Old Trafford tersebut. Pemain berusia 36 tahun itu tampil moncer dan berhasil mencetak dua gol, yakni pada menit ke-45 dan 62′. Manchester United akhirnya menyudahi laga dengan kemenangan 4-1 atas Newcastle United.

Ketajaman Cristiano Ronaldo kembali berlanjut dalam dua pertandingan terakhir. Dia berhasil menyumbangkan satu gol saat MU kalah 1-2 dari Young Boys di Liga Champions, dan satu gol ke gawang West Ham United (2-1) pada laga lanjutan Premier League. Dengan torehan tersebut, Cristiano Ronaldo telah mengoleksi empat gol dari tiga laga terakhir bersama Manchester United.

Performa Lionel Messi Melempem dan Ngambek

Beda Performa dan Hasil Dua Megabintang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Bersama Klub Baru

Megabintang Lionel Messi tampak kecewa usai gagal membawa Paris Saint-Germain (PSG) meraih kemenagan atas Club Brugge pada matchday 1 Grup A Liga Champions 2021/2022 di Jan Breydel Stadium, Kamis (16/9/2021). (AFP/Kenzo Tribouillard)

Di sisi lain, kehadiran Lionel Messi disambut gegap gempita oleh suporter Paris Saint-Germain. La Pulga diharapkan bisa membawa PSG mengukir prestasi di Prancis dan juga Eropa. Setelah resmi bergabung pada 10 Agustus 2021, Lionel Messi tak bisa langsung menjalani debut bersama Les Parisiens. Messi mendapatkan jatah liburan lebih, karena baru memperkuat Timnas Argentina di Copa America 2021.

La Pulga akhirnya menjalani laga perdana bersama Paris Saint-Germain ketika bersua Reims, dalam pertandingan pekan keempat Ligue 1 di Stade Auguste-Delaune, 29 Agustus lalu. Masuk ke lapangan pada menit ke-66 menggantikan Neymar, Lionel Messi mendapat sambutan dari suporter yang memadati stadion. Akan tetapi, Messi masih belum memperlihatkan sentuhan magisnya.

Lionel Messi tak mampu menjaringkan gol ke gawang Reims. Meski Messi tidak mencatatkan namanya di papan skor, PSG berhasil mengunci kemenangan dengan skor 2-0. Dalam dua pertandingan selanjutnya, yakni kontra Club Brugge di Liga Champions dan Olympique Lyon di Ligue 1, Lionel Messi menghuni starting XI Paris Saint-Germain.

Namun, Messi masih melempem dan gagal mencetak satu pun gol. Alhasil, Lionel Messi belum mendulang gol bersama Paris Saint-Germain. Tak hanya itu, Messi juga terlihat kesal dalam pertandingan melawan Lyon. Pada laga di Parc des Princes tersebut, La Pulga kesal dengan pelatih PSG, Mauricio Pochettino, yang menariknya keluar. (*)

Sumber: Bola.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

Cristiano Ronaldo Sudahi Kutukan Nomor Punggung 7 di MU, 2 Laga Samai Gol Di Maria dan Alexis Sanchez

Cristiano Ronaldo Sudahi Kutukan Nomor Punggung 7 di MU, 2 Laga Samai Gol Di Maria dan Alexis Sanchez

Asport.Akurasi.id, London – Kutukan nomor punggung 7 di Manchester United tampaknya sudah berakhir. Pemain yang menyudahi kutukan itu adalah Cristiano Ronaldo. Sejak Cristiano Ronaldo meninggalkan Manchester United untuk hijrah ke Real Madrid pada 2009, jersey nomor 7 bagai dikutuk. Tak ada yang sukses memakai nomor itu.Namun, sejak Ronaldo kembali ke Old Trafford dan mengenakan lagi nomor 7, hasilnya mengesankan. Ronaldo sudah menyumbangkan empat gol hanya dalam tiga pertandingan di semua kompetisi.

Tiga gol ditorehkan di ajang Liga Inggris. Dua gol ke gawang Newcastle United dan satu gol saat membantu MU melibas West Ham United 2-1, Minggu (19/9/2021). Satu gol lainnya dicatatkan Ronaldo di Liga Champions saat melawan Young Boys.

Tetapi tiga gol dalam dua pertandingan Premier League sudah menjadi comeback yang fantastis, dan Setan Merah bercokol di urutan kedua klasemen Liga Inggris, hanya kalah selisih gol dari Liverpool.

Faktanya, Ronaldo telah mencetak gol di setiap pertandingan yang dia mainkan sejak kembali ke Old Trafford – dan benar-benar mengakhiri ‘kutukan No.7′ klub yang terkenal itu.

Catatan gol Cristiano Ronaldo dalam dua laga bahkan telah menyamai koleksi gol dua pemain lain yang pernah mengenakan nomor 7 di Manchester United, Angel Di Maria dan Alexis Sanchez.

Cristiano Ronaldo Sudahi Kutukan, Samai Gol Angel Di Maria dan Alexis Sanchez

Manchester United diketahui gagal menggantikan Ronaldo setelah kepergian pertamanya ke Real Madrid pada 2009, dengan serangkaian pemain bintang berjuang untuk menggantikan warisan CR7.

Michael Owen, Antonio Valencia, Angel Di Maria, Memphis Depay, dan Alexis Sanchez semuanya terkena ‘kutukan’. Edinson Cavani muncul dan mengangkat nomor 7 selama semusim, sebelum menyerahkannya kembali kepada pemiliknya yang sah.

Tapi Di Maria dan Sanchez adalah kekecewaan terbesar padahal kepindahan mereka sangat dinanti-nantikan di Manchester United. Keduanya gagal total. Sanchez butuh 32 pertandingan untuk torehan tiga gol di Premier League. Adapun Di Maria harus menjalani 27 laga untuk mengemas tiga gol juga di Liga Inggris.

Torehan Gol di Premier League

Berikut catatan gol di Premier League para pemakai nomor punggung 7 di Manchester United setelah Ronaldo pergi dari MU pada 2009. Cristiano Ronaldo sudahi kutukan dengan 3 gol.

  • Michael Owen: 31 pertandingan, 5 gol
  • Antonio Valencia: 30 pertandingan, 1 gol
  • Angel Di Maria: 27 pertandingan, 3 gol
  • Memphis Depay: 33 pertandingan, 2 gol
  • Alexis Sanchez: 32 pertandingan, 3 gol
  • Edinson Cavani: 39 pertandingan, 17 gol
  • Cristiano Ronaldo (periode kedua): 2 pertandingan, 3 gol

Sumber: Bola.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

Sudah Gagal Cetak Gol dan Diganti Saat Laga PSG Vs Lyon, Lionel Messi Dibuat Bete

Sudah Gagal Cetak Gol dan Diganti Saat Laga PSG Vs Lyon, Lionel Messi Dibuat Bete

Asport.Akurasi.id – Lionel Messi terlihat kesal ketika Paris Saint-Germain bersua Olympique Lyon dalam laga pekan keenam Ligue 1. Pasalnya, Messi ditarik keluar saat pertandingan berjalan 76 menit. Akibatnya, Lionel Messi dibuat bete.

Sebagaimana disadur dari Bola.com, menjamu Lyon di Parc des Princes, Senin (20/9/2021) dini hari WIB, La Pulga tampil sejak menit awal. Berdasarkan statistik yang dicatat Whoscored, Lionel Messi melepaskan empat tembakan yang satu di antaranya menerpa mistar gawang. Akurasi umpan Messi juga mencapai 83 persen dan menorehkan tiga dribel sukses. Sayangnya, Lionel Messi gagal mencatatkan namanya di papan skor.

Torehan tersebut membuat Messi masih belum mampu mencetak golnya yang perdana bersama Paris Saint-Germain. Meski begitu, Paris Saint-Germain berhasil mengunci kemenangan dengan skor 2-1.

Les Parisiens tertinggal lebih dulu setelah Lucas Paqueta mencetak gol pada menit ke-54. Namun, PSG berhasil bangkit dan mencetak dua gol lewat aksi Neymar pada menit ke-66 dan Mauro Icardi menit ke-90+2.

Berkat kemenangan tersebut, Lionel Messi dkk. masih nyaman berada di puncak klasemen sementara Ligue 1 dengan nilai 18. Adapun Olympique Lyon berada di tempat kesembilan dengan torehan delapan poin.

Ditarik Keluar, Lionel Messi Dibuat Bete

Selain gagal mencetak gol, Lionel Messi juga terlihat kesal pada laga kontra Lyon. Messi merasa kesal karena ditarik keluar pada menit ke-76 dan digantikan Achraf Hakimi.

Dalam video yang viral di media sosial, Messi terlihat tak senang dengan keputusan tersebut. Pemain berusia 34 tahun itu enggan menjabat tangan pelatih PSG, Mauricio Pochettino, saat ditarik keluar. Dia pun memandang sang pelatih dengan tatapan kesal.

Sementara itu, pelatih PSG, Mauricio Pochettino, memiliki alasan menarik keluar Lionel Messi. Arsitek asal Argentina tersebut mengaku melakukan itu demi kepentingan tim. “Semua orang tahu kami memiliki pemain hebat di tim. Kami memiliki skuat yang sangat kaya dengan 35 pemain,” kata Pochettino sebagai disadur dari Bola.com.

“Kemudian kami harus membuat pilihan. Dengan 11 pemain yang harus menjadi starter. Dan kemudian kami harus membuat keputusan selama pertandingan.”

“Terkadang pilihan ini membuahkan hasil dan terkadang tidak. Tetapi, itulah mengapa kami berdiri di depan bangku cadangan memikirkan apa yang harus dilakukan. Dan keputusan yang harus Anda buat, apakah semuanya berjalan dengan baik atau tidak. Apakah Anda suka atau tidak,” lanjutnya. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id